MGMP IPA Pemalang

Forum Komunikasi Guru IPA

Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

Ons dan Ounce (samakah ?)

Di sebuah situs (web master)-nya almamater kutemukan info menarik tentang satuan pengukuran. Dianya mendapakan dari email seorang teman. Mau tahu isinya ?

Langsung aja ya...

sesaat lalu saya sedang browsing mencari harga emas dari waktu ke waktu. ternyata yg keluar kebanyakan situs bahasa ingris dan satuan yg dipakai disana adalahl ounce. saya teringat pernah dapet sekilas info, yg dulu ga terlalu saya perhatiin, kalo 1 ounce itu ga 100 gr, jadilah tab browse saya berangkat menuntut ilmu pada mbah google


wheeeww,, sebuah hasil yang aneh muncul ketika saya membandingkan ounce menurut google dan ons menurut wejangan dari buku2 IPA di sekolah

menurut mbah google,
 1 ounce = 28,3495231 gram

sedangkan wejangan dari buku2 IPA di sekolah,
 1 ons = 100 gram

hal ini membuat saya ingin klarifikasi ke pihak ketiga, om wiki, agar mendapat jawaban yg mungkin lebih netral

dan om wiki yg bijak pun menjelaskan panjang lebar tentang sejarah ounce dan ons

dibumi kita saat ini, ada dua sistem ounce yang digunakan secara luas, 
yang pertama adalah international avoirdupois ounce. avoirdupois dibaca avoardupoa, dg lafaz oa mendekati wa, diambil dari bahasa perancis kuno, aveir de peis yang artinya kurang lebih adalah kepemilikan atas berat (mempunyai berat). ounce yg satu ini yang banyak digunakan secara luas. dan ounce yg ini juga ni yang nilainya setara dengan 28,349 523 1 gram.

yang kedua adalah troy ounce. Berat satu troy berasal dari sistem massa troy sejak jaman William sang penakluk, nama troy berasal dari kota Troyes di Perapatan ciamis a.k.a Perancis, sebuah kota perdagangan penting di Abad Pertengahan. nilai 1 Troy Ounce setara dengan 31.103 476 8 gram. nah troy ounce inilah yang ternyata saya lihat ketika sedang browsing harga emas tadi, karna logam mulia saat ini ditimbang dengan satuan troy ounce di dunia internasional.

selain dua ounce barusan ternyata ounce juga punya sepupu di tiap daerah yang lain. masing-masing daerah punya sebutannya tersendiri utk ounce. meskipun international avoirdupois ounce dan troy ounce diambil dari bahasa perancis, tetapi di perancis lebih dikenal dengan nama once. sedangkan ounce yang bermigrasi ke spanyol merubah namanya menjadi onza dan berbaur dengan penduduk satuan setempat. dan tiap tiap daerah pun memiliki nilainya tersendiri utk ounce. 1 once perancis setara nilainya dengan 30.59 gram sedangkan 1 onza spanyol setara dengan 27.3 gram. dahulu kala di ingris juga dikenal satuan tower ounce yang setara dengan 29 gram, tapi karna sesuatu hal satuan ini ga pernah dipake lagi.

kembali ke ons kita, ons memang masih keluargaan sama ounce, tetapi mereka tidak kembar identik, namanya beda dan nilainya pun berbeda utk konversi ke gram. ons tinggal di indonesia dan di tiap negara lain ada kemungkinan utk ada ons-ons yg lain yg nilainya beda. ons indonesia mungkin kembar identik dengan ons di belanda karna nilainya sama dan diberi nama yang sama pula. dan 1 ons indonesia memang = 100 gram

oh ya penulisan gr dan g juga beda lho! gr itu lambang utk grain dan g itu adalah lambang utk gram yang sudah lama kita kenal. jangan sampe ketuker ato salah manggil nama ya..

 1 grain = 0.06479891 grams

dan ternyata oh ternyata 2 pon juga tidak sama dengan 1 kg lho!

jadi ingatlah kata pepatahdimana langit dipijak disitu bumi dijunjung", saat kita pindah ke daerah ato negara lain bertanyalah pada orang sekitar,eh,, eh,, disini tuh 1 ons berapa sih?"

dari berbagai sumber

jabat erat dan peluk hangat,
Riza Rizki Rahmatsyah

Ocean Engineering Student of ITB

CoPas dari :

http://hernowo.co.nr/

Anak Cacat, mitos ?

Anda pernah mendengar kisah seseorang yang dilahirkan tidak sempurna seperti pada umumnya? Temanku yang bernama X memiliki jari-jari tangan dan kaki tidak lengkap karena dahulu ayahnya pernah membunuh kepiting. Temanku yang bernama Y memiliki kaki yang pincang karena dahulu ibunya pernah melempar batu dan melukai kaki ayam. Temanku yang bernama . . . memiliki anggota badan begini dan begitu karena dahulu orang tuanya melakukan atau melihat ini dan itu. Anda mempercayainya? Kenapa?

Anda boleh berkata, “Saya percaya karena . . . “ atau Anda juga boleh berkata, “Saya tidak percaya, tapi . . . Anda sering menjumpai fakta memang kebanyakan seperti itu.

Saya pun mengalami kesulitan menjawab bagaimana hal tersebut bisa terjadi, sesuatu yang tidak logis. Namun saat saya membaca suatu konsep fisika tentang induksi maka kejadian tersebut adalah sangat mungkin terjadi. Masih ingat prinsipnya ? Ya, suatu konduktor (baja, besi) yang didekatkan atau digosok dengan magnet maka akan bersifat seperti magnet. Paku yang dililiti kawat berarus listrik pun menjadi magnet yang besar kemagnetannya sangat dipengaruhi besar kecilnya arus. “Lalu bagaimana dan apa hubungannya? Kamu ngawur, asal ngomong saja.”

“Benar, memang saya seolah memaksakan suatu konsep, suka mengkaitkan seuatu yang seolah tidak ada kaitannya sama sekali. Tapi bolehkan saya teruskan pandangan tersebut?”

Apa yang terlihat, terdengar, terasa, . . . pokoknya apa yang tersentuh oleh indera kita akan direkam oleh otak kita dan diterjemahkan benda apakah itu dengan cara menggabungkan semua informasi menjadi kesatuan sehingga memiliki arti tertentu kemudian disimpan dalam bentuk file yang lain dari yang sudah ada. File tersebut jika selalu kita ingat atau dipergunakan walaupun dalam bentuk gambaran di otak maka lama-kelamaan akan menjadi nyata menurut versi otak kita masing-masing.

Kemudian, gambaran tersebut akan tercitra menjadi lebih sempurna dan menguat seperti kristal. Ingat, konsep energi adalah kekal dan dapat berubah bentuk menjadi zat. Visualisasi dan segala aktivitas yang terjadi di otak adalah dalam bentuk energi (listrik) demikian juga seluruh aktivitas yang terjadi di tubuh yang berpusat dari otak kita. Apa yang kita pikir secara terus-menerus (mbatin, istilah jawa-ne) akan menginduksi bayi yang ada dalam rahim, sehingga bentuk bayi akan menyesuaikan dengan apa yan dicitrakan oleh alam bawah sadar si ibu atau ayah bahkan orang lain dalam pikirannya ditujukan bagi bayi tersebut. Jadi tidak harus orang tuanya sendiri.

“Wow, jadi lebih ngeri kan!”

Bagaimana Sebaiknya Mengajar Fisika ?

Kabarnya, pelajaran Fisika adalah salah satu pelajaran yang teramat jarang disukai siswa. Alasannya pun bermacam-macam, ada yang dikarenakan gurunya suka marah, materinya sulit dipelajari, banyak rumusnya, perhitungan matematisnya rumit, dan banyak lagi alasan lain.

Alasan yang umum terjadi, siswa kurang suka Fisika karena susah dipahami. Agar mengerti Fisika dengan mudah, siswa harus banyak berlatih soal-soal (padahal sebagian besar anak jaman sekarang males belajar, apalagi belajar Fisika..) Nah lo...

Sebagai guru jangan patah semangat, keluarkan seribu satu cara demi satu tujuan : siswa suka Fisika...

Mungkinkah ??? Berikut ini adalah beberapa tips dan trik untuk para guru IPA terutama, Fisika ...

  • Menguasai materi
  • Menyajikan materi dengan metode yang mudah diterima siswa
  • Dapat menciptakan suasana yang membuat image fisika seolah-olah sangat mudah
  • Tidak spaneng/tegang dalam mengajar alias suka humor
  • Memahami akan kemauan siswa dalam belajar
  • Siap menerima kritikan dari siapapun
  • Siap untuk introspeksi diri

disalin ulang dari Ketua MGMP IPA Kab. Pemalang


Artikel diambil dari manapun untuk meningkatkan Ilmu Pengetahuan, bila ada pihak yang keberatan dimohon konfirmasinya...

Label

Pengunjung


counter

Komentar Terkini